Minggu, 18 September 2022

Review Jurnal Media dan Kritik Sosial

Berikut review jurnal yang berjudul Iklan Sebagai Media Kritik Sosial 

Judul

Iklan Sebagai Media Kritik Sosial (Pesan Simbolik Iklan Kretek Djarum 76 Seri Jin)

Jurnal

The Messenger

Volume

Volume VIII, Nomor 1

Tahun

2016

Penulis

Firdaus Azwar Ersyad, Yoga Rarasto Putro

Reviewer

Zulfi Khayatul Insyiroh

Tanggal Review

15 September 2022

Tujuan Penelitian

Bertujuan untuk melihat bagaimana iklan Djarum 76 seri jin ditampilkan serta mengetahui makna apa yang muncul sebagai kritik sosial dalam iklan tersebut.

Subjek Penelitian

Iklan Kretek Djarum 76 Seri Jin

Metode Penelitian

Metode yang digunakan dalam penelitian adalah kualitatif deskriptif.Teknik penelitian yang akan dilakukan adalah dengan mengamati seluruh video iklan djarum 76 seri jin hingga beberapa kali. Setelah itu akan ditemukan benang merah dari seluruh iklan terkait strategi dan juga visualisasi. Kemudian, peneliti akan menganalisis garis besar simbol-simbol iklan tersebut menggunakan ilmu semiotika atau pemaknaan sebagai pisau bedah.

Hasil Penelitian

Iklan Djarum 76 berbentuk parodi atau dagelan yang menggunaka ikon Jin Jawa dengan logat yang cukup kental. Jin tersebut digambarkan memiliki kesaktian untuk mengabulkan permintaan bagi siapapun yang bertemu dengannya, tetapi selalu berakhir dengan konyol. Hal ini menjadikan iklan dari Djarum 76 ini memiliki kelucuan tersendiri. Dalam iklan djarum 76, nilai maskulinitas diwakili oleh ikon Jin Jawa pria yang memiliki kesaktian untuk mengabulkan permintaan. Cerita yang ditampilkan tentu saja telah melalui berbagai pertimbangan khususnya dalam hal product positioning. Berdasarkan pada apa yang telah dijelaskan dalam situs perusahaan, maka jelaslah jika product positioning yang diacu oleh produk djarum 76 mengarah pada selera masyarakat Jawa, Sumatra, Kalimantan, dan Bali. Dengan pangsa terbesar masyarakat Jawa kelas menengah ke bawah, tentu konsep merakyat menjadi salah satu acuan bagaimana iklan djarum 76 harus dibuat. Dalam membentuk citra terhadap produk yang ditawarkan, iklan merekayasa (simulasi) dan mereproduksi realitas agar produknya bisa laku di pasaran. Dalam membuat iklan, pengiklan setidaknya harus merancang target market dan segmentasi konsumen yang dituju atau lingkungan periklanan.

Kelebihan Penelitian

Pembahasannya yang rinci tentang filosofi dari iklan tersebut.

Kelemahan Penelitian

Kurangnya kajian penelitian terdahulu.

Kesimpulan Penelitian

Kesimpulan paada penelitian ini adalah bahwa salah satu strategi beriklan produk rokok itu dengan memanfaatkan konsep-konsep yang telah tumbuh di dalam hiburan rakyat. Sebagaimana terlihat dalam iklan tersebut, banyak menggunakan kaidah-kaidah seni pertunjukkan rakyat. Iklan yang menghibur ini menjadi inti strategi coding yang dilakukan pengiklan dengan tetap mentautkannya dengan konsep yang lucu, unik, tradisional, serta merakyat sehingga memunculkan image sebagai produk yang berharga murah dan terjangkau untuk kalangan menengah ke bawah. Djarum, sebagai sebuah brand dari produk-produk rokok yang sudah terkenal sejak lama menjadikannya tidak asing, dan telah terpercaya bagi masyarakat. Melalui penelitian ini, telah membuka berbagai ruang diskusi mengenai iklan rokok kretek djarum 76 khususnya. Diskusi dapat dilanjutkan oleh penelitian lain pada studi tentang makna-makna khusus yang disampaikan melalui narasi di setiap tema iklan, pergeseran citra budaya antara Jawa klasik dengan populer seperti yang disampaikan oleh iklan dan tentang akulturasi budaya Timur Tengah di dalam iklan.

Signifikasi Media dan Kritik Sosial

Iklan djarum 76 seri jin sarat akan kritik sosial di dalamnya. Kritik sosial ditampilkan secara eksplisit maupun implisit sehingga diperlukan kejelian pemirsa iklan saat melihatnya. Setiap elemen di dalam iklan bisa dimaknai secara beragam, baik sebagai hiburan, kritik, maupun pencitraan produk.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Relasi dan Landasan Kritik Sosial

Kritik sosial adalah salah satu bentuk komunikasi dalam masyarakat yang bertujuan atau berfungsi sebagai kontrol terhadap jalannya sebuah si...