Pengertian Sistem Komunikasi & Sistem Jaringan, Komunikasi Interpersonal & Antar Personal, dan Relasi Komunikasi Antar Personal
Oleh: Zulfi Khayatul Insyiroh (04020520089)
1. Sistem Komunikasi dan Sistem Jaringan
A. Pengertian Sistem Komunikasi
Sistem komunikasi merupakan peralatan yang digunakan dan mampu untuk menghubungkan seseorang dengan orang lain yang terpisah jarak dan waktu. Peralatan komunikasi ini dapat menyalurkan berbagai bentuk informasi, diantaranya:
- Informasi Audio: Penyampaian informasi berupa pesan suara.
- Informasi Visual: Penyampaian informasi berupa pesan gambar atau video.
- Informasi Audio Visual: Penyampaian informasi berupa perpaduan atau gabungan pesan suara dan gambar.
- Informasi Teks: Penyampaian infromasi berupa pesan tulisan atau teks.
Contoh peralatan komunikasi yang sering kita temui dan kita gunakan:
- Telepon
- Faksimile
- Radio
- Televisi
- Handphone
- Laptop
B. Pengertian Sistem Jaringan
Sistem jaringan digunakan untuk menghubungkan dua atau lebih computer sehingga dapat bertukar dan berbagi data. Sistem jaringan juga berlaku pada ponsel dengan memanfaatkan jaringan internet. Untuk komputer atau perangkat yang hanya berdiri sendiri dan tidak terhubung dengan jaringan biasa disebut dengan istilah Stand Alone, karena aktifitas pengolahan data hanya dilakukan di satu komputer. Sedangkan komputer atau perangkat yang saling terhubung dengan komputer lain melalui sebuah jaringan disebut dengan istilah networking.
Contoh peralatan dalam sistem jaringan:
- Server
- Client
- Router
- Modem
2. Komunikasi Interpersonal
A. Jenis-Jenis Komunikasi
1.
Verbal
Adalah
komunikasi satu individu yang menggunakan pertuturan atau percakapan kepada
individu atau kumpulan individu yang lain.
2.
NonVerbal
Adalah komunikasi yang tidak menggunakan percakapan atau pertuturan tetapi menggunakan mimik muka atau bahasa badan, contohnya marah, sedih, gembira, takut.
B. Bentuk-Bentuk Komunikasi
1.
Komunikasi
Interpersonal: Komunikasi yang terjadi antara dua orang atau lebih, biasanya
tidak diatur secara formal.
2.
Komunikasi
Intrapersonal: Proses komunikasi seorang individu dengan dirinya sendiri atau
dipanggil monolog dalaman
3.
Komunikasi
Berkumpulan: Melibatkan lebih dari dua individu
4.
Komunikasi
Organisasi: Bentuk pertukaran mesej antara unit-unit komunikasi yang berada
dalam organisasi tertentu
5.
Komunikasi
Awam: Melibatkan komunikasi seorang juru cakap dengan sejumlah besar pendengar
6.
Komunikasi
Silang Budaya: Komunikasi antara individu yang berbeda budaya, agama atau
bahasa
7.
Komunikasi
Berasaskan Teknologi: Suatu bentuk komunikasi yang mana perantara utamanya
ialah perkakas teknologi yang menjadi kegunaan utama komunikasi manusia dewasa
ini
3. Komunikasi Antar Personal
A. Pengertian Komunikasi Antar Personal
Komunikasi antarpersonal merupakan proses dimana satu orang merangsang makna verbal dan nonverbal yang sudah ada dalam pikiran orang lain. Menurut Knapp dan Daly, 2010 Komunikasi antarpersonal lebih efesien dipakai untuk menandakan komunikasi dari satu orang kepada orang lain meskipun tidak perlu face to face. Konteks komunikasi antarpersonal banyak membahas tentang bagaimana suatu hubungan dimulai, bagaimana mempertahankan hubungan dan keretakan suatu hubungan.
B. Bentuk Komunikasi Antar Personal
- Inescapable: Komunikasi antarpersonal tidak dapat dihindari
- Irreversible: Komunikasi antarpersonal tidak dapat ditarik Kembali
- Complicated: komunikasi antarpersonal itu rumit, hal ini karena melibatkan diri seseorang yang harus dipersepsi baik oleh diri sendiri maupun oleh orang lain dan sebaliknya.
- Contextual: Komunikasi antarpersonal kontekstua seperti konteks psikologi, budaya, lingkungan dan konteks hubungan.
C. Tujuan Komunikasi Antar Personal
Menurut Griffin 2010; Allan 1984;
Robbins 2009; Spitzberg 1984:
- Saya ingin
dimengerti orang lain
- Saya dapat
mengerti orang lain
- Saya ingin
diterima orang lain
- Agar saya dan
orang lain bersama-sama memperoleh sesuatu yang harus dikerjakan bersama.
D. Manfaat Komunikasi Antar Personal
Menurut Johnson (1981) manfaat
komunikasi antarpersonal diantaranya:
- Komunikasi
antarpersonal membantu perkembangan intelektual dan sosial individu.
- Identitas
atau jati diri seseorang terbentuk dalam dan melalui komunikasi dengan sesame.
- Menguji cara
pandang terhadap dunia.
- Menjaga
Kesehatan mental.
E. Trik Komunikasi Antar Personal
Berikut ini merupakan trik/cara agar
komunikasi antarpersonal berjalan efektif menurut Joseph DeVito:
- Positiveness/Berpikir
positif
- Openness/Keterbukaan
- Supportiviness/Dukungan
- Equality/Kesetaraan
- Emphaty/Empati
F. Hal yang Mempengaruhi Komunikasi Antar Personal
- Aprehensi Komunikasi: ada 3 hal yang mempengaruhi aprehensi
yaitu aktifitas berlebih, kognitif tidak tepat, dan keterampilan komunikasi
tidak memadai.
- Self Disclosure: membuka informasi tentang diri
- Penilaian Sosial: individu memiliki penilaian sosial
terhadap lawan bicaranya, citra dari dirinya dan citra lawan bicaranya akan
membentuk kredibilitas pesan yang akan disampaikan seperti apa.
- Penetrasi Sosial: masuknya individu ke dalam lingkungan
sosial yang akan kita ajak bicara, saat ingin memasuki suatu kelompok kita akan
berusaha berperilaku seperti mereka,
atau bisa disebut dengan adaptasi
- Pengurangan Ketidakpastian: ketika kita akan berkomunikasi
dengan suatu lingkungan kita akan mempelajari mereka seperti apa, artinya kita
mengurangi rasa ketidakpastian, dalam hal ini kita mengurangi misunderstanding
individu satu dengan lainnya.
- Dialektika Rasional: rasa tidak nyaman terhadap individu lain yang dirasakan oleh suatu kelompok, namun hanya diungkapkan dalam hati atau perasaan, tidak dengan perkataan atau ucapan.
4. Membangun Komunikasi dan Relasi
Komunikasi
memiliki hubungan yang erat dengan kepemimpinan, bahkan dapat dikatakan tidak
ada kepemimpinan tanpa komunikasi yang baik. Komunikasi yang baik dapat
digunakan untuk membangun hubungan yang baik dengan orang lain. Membangun hubungan
yang baik dengan orang lain menjadi sangat penting karena sukses tidak bisa
sendirian, sukses membutuhkan orang lain, dan sukses membutuhkan networking.
Relasi
merupakan upaya menjalin hubungan dengan orang lain, baik itu klien, rekan
kerja, bawahan maupun atasan sehingga sangat menentukan keberhasilan pimpinan
dan organisasi yang dipimpin.
A. Komunikasi dapat dibagi menjadi lima jenis, diantaranya:
- Komunikasi lisan dan tulisan
- Komunikasi verbal dan nonverbal
- Komunikasi kebawah, keatas, dan kesamping
- Komunikasi formal dan informal
- Komunikasi satu arah dan dua arah
B. Fungsi komunikasi dalam organisasi:
- Fungsi Informatif: Seluruh anggota organisasi berharap mendapatkan informasi yang lebih banyak, lebih baik, dan tepat waktu.
- Fungsi Regulatif: Berkaitan dengan peraturan-peraturan yang berlaku pada suatu organisasi
- Fungsi Persuatif: Melakukan persuasi dibandingkan perintah untuk hasil kerja dan komunikasi yang lebih baik
- Fungsi Integratif: Menyediakan saluran yang memungkinkan karyawan daoat melakukan tugas dan pekerjaannya dengan baik
C. Enam gaya komunikasi pimpinan:
- The Controlling Style
- The Equalitarian Style
- The Structuring Style
- The Dynamic Style
- The Relinguishing Style
- The Withdrawal Style
D. Hambatan dalam berkomunikasi dapat dikelompokkan menjadi tiga, diantaranya:
- Hambatan Teknis: Keterbatasan fasilitas dan peralatan komunikasi
- Hambatan Semantik: Hambatan dalam proses penyampaian, pengertian atau ide secara efektif
- Hambatan Manusiawi: Terjadi karena adanya faktor emosi dan prasangka pribadi, persepsi, kecakapan atau ketidakcakapan, kemampuan atau ketidakmampuan alat-alat panca indera seseorang.
Sumber:
https://www.youtube.com/watch?v=IU-wITLQfmc
https://www.youtube.com/watch?v=BT2RvYoq6s0
https://www.youtube.com/watch?v=BYxwD3_VSTQ
https://www.youtube.com/watch?v=4uZO9pktCoQ
https://www.youtube.com/watch?v=My2GGy_FHzI
Tidak ada komentar:
Posting Komentar